Jumat, 03 Juni 2011

Meraih Mimpi

Oleh: David Siagian

Meraih cita-cita adalah semua orang. Terutama orang muda yang penuh ambisi mempunyai sejuta mimpi yang ingin dicapai dan berharap mimpi itu kelak menjadi kenyataan.

Namun bagaimana membuat mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan? Apa kunci keberhasilan?

Banyak tokoh yang bisa dijadikan sebagai teladan bagi mereka ingin meraih mimpi. Tokoh-tokoh itu berangkat dari sebuah mimpi yang mereka lukiskan dalam bayangan mereka. Dan mimpi itu menjadi kenyataan pada suatu saat, tentu saja dengan kerja keras, kegigihan dan ketekunan.

Satu hal yang penting agar impian dapat tercapai kita harus memiliki visi dan misi. Visi dan misi bisa difenisikan sebagai apa atau kemana arah yang ingin kita tuju dan apa yang harus dikerjakan untuk sampai ke sana.

Keberhasilan tidaklah datang serta merta atau spontan. Namun, harus mau melakukan sepenuh hati apa yang penting untuk keberhasilan itu, misalnya belajar keras, bekerja keras, mau melakukan hal-hal baru yang berguna dan seterusnya. Dengan kata lain, keberhasilan tidak bisa disamakan dengan si X. Atau si Y disamakan dengan kegagalan. Namun kesuksesan butuh proses panjang, yang di dalamnya tidak jarang kita temui tantangan, bahkan rintangan yang bisa meghalangi kita melihat mimpi itu. Jadi visi dan misi penting agar apa yang dicita-citakan bisa terwujud.

Menggali Talenta
Jika kita ingin sukses sebagaimana yang kita inginkan, kita harus menemukan talenta yang ada dalam diri kita. Apa itu talenta? Talenta adalah bakat. Potensi yang kita miliki sejak kita dilahirkan. Talenta adalah pemberian Tuhan (gift) atau sering kita sebut sebagai karunia. Karena Tuhan itu adil, maka setiap orang memiliki talenta—paling tidak satu—yang membuatnya bisa bertahan di dunia ini.

Namun, kenapa sebaian orang berhasil sementara yang lainnya tidak. Padahal, mereka sama-sama memiliki talenta. Ya benar, sebagian orang dapat meraih keberhasilan karena mereka bisa menemukan talenta yang mereka miliki, kemudian menggalinya. Sementara yang lain tidak menggali talenta yang ada ada dalam dirinya.

Mungkin orang bertanya-tanya, bagaimana caranya menemukan talenta yang ada dalam diri kita. Ada satu tip bagaimana menggali talenta atau bakat yang terpendam dalam diri kamu. Coba Anda kerjakan beberapa hal. Misalnya, bernyanyi, menulis atau berbicara di depan publik, atau apa saja. Kemudian rasakan apakah Anda merasakan suka cita dari pekerjaan itu. Jika kamu merasakan suka cita, maka Anda akan menemukan talenta Anda. Namun jangan berhenti sampai disitu, galilah terus bakat itu.

Tidak sedikit orang yang berhasil mulai menemukan bakatnya sewaktu ia duduk di bangku SMA, bahkan lebih muda lagi. Choky Sitohang misalnya, ia menemukan bakat public speaking-nya sewaktu ia masih duduk di banku SMA. Dan ia terus menggali bakatnya serta mengembangkannya. Akhirnya Choky menjadi presenter dan motivator yang andal dan disukai para remaja.

Stevland Morris, seorang musisi, penyanyi, penulis lagu, produser rekaman dan aktivis sosial dari Amerika Serikat mengatakan talenta harus dilatih dan diasah bahkan lebih dari itu, talenta harus diexplore agar mimpi-mimpi kita dapat terwujud. Mimpi bisa terwujud dengan kerja keras, jadi not only dream.

Mimpikanlah apa yang akan Anda ingin capai di masa depan. Mimpikan hal-hal yang besar, toh bermimpi tidak bayar bukan? Sukarno pernah berkata, gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Jadi jangan takut bermimpi, teruslah bermimpi. Namun jangan sekedar bermimpi.

Mewujudkan mimpi
Ketekunan dan kerja keras akan membawa kita lebih dekat dengan keberhasilan. Maka tetaplah berbuat untuk mewujukan mimpi itu menjadi kenyataan. Gali terus talenta yang ada dalam diri kamu, karena penggalian talenta tidak pernah berhenti. Semakin dewasa orang, semakin dmenuju kepada realitas.

Stevland Morris lahir pada 13 Mei 1950 dan memiliki panggung bernama Stevie Wonder. Ia seorang penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, dan aktivis sosial dari Amerika Serikat. Ia telah merekam lebih dari 30 hit top 10, memenangkan 21 Penghargaan Grammy (sebuah rekor untuk artis solo), juga satu untuk lifetime achievement. Iajuga telah memenangkan sebuah piala Oscar untuk lagu terbaik dan masuk ke Rock and Roll dan Songwriters Halls of fame.

Stevland Morris bisa mencapai sukses karena ia mampu menemukan talenta serta menggalinya hingga mampu membuat dream to be reality. Padahal ia seorang tuna netra akibat terlahir dengan prematur dan kemungkinan terlalu banyak oksigen di dalam inkubatornya saat ia dirawat. Namun, Hardaway, orangtua Stevland Morris mengajarkan anak-anaknya yang lain untuk memperlakukan Steveland seperti anaknya yang lain. Tidak mengejek atau membantunya terlalu banyak. Ia mulai belajar menyanyi dan memainkan alat musik di gereja sejak usia dini, terutama piano, conga dan harmonika.

Nah jika Stevland Morris yang tunanetra bisa berhasil meraih mimpi, apalagi kita yang sempurna. Maka temukan dan galilah talenta dan bakatmu. ***