<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8452889944703277522</id><updated>2012-02-17T18:20:40.102+14:00</updated><title type='text'>Inspirator Resource</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>David Gilbert Siagian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00867852445570881359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WWgCWxaOBTg/S2kfy1qnMuI/AAAAAAAAAAc/3kvkuYavsrg/S220/Foto+3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8452889944703277522.post-836693465529688491</id><published>2011-06-03T19:05:00.001+14:00</published><updated>2011-06-03T19:17:17.532+14:00</updated><title type='text'>Meraih Mimpi</title><content type='html'>Oleh: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;David Siagian&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meraih cita-cita adalah semua orang. Terutama orang muda yang penuh ambisi mempunyai sejuta mimpi yang ingin dicapai dan berharap mimpi itu kelak menjadi kenyataan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimana membuat mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan? Apa kunci keberhasilan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tokoh yang bisa dijadikan sebagai teladan bagi mereka ingin meraih mimpi. Tokoh-tokoh itu berangkat dari sebuah mimpi yang mereka lukiskan dalam bayangan mereka. Dan mimpi itu menjadi kenyataan pada suatu saat, tentu saja dengan kerja keras, kegigihan dan ketekunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang penting agar impian dapat tercapai kita harus memiliki visi dan misi. Visi dan misi bisa difenisikan sebagai apa atau kemana arah yang ingin kita tuju dan apa yang harus dikerjakan untuk sampai ke sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan tidaklah datang serta merta atau spontan. Namun, harus mau melakukan sepenuh hati apa yang penting untuk keberhasilan itu, misalnya belajar keras, bekerja keras, mau melakukan hal-hal baru yang berguna dan seterusnya. Dengan kata lain, keberhasilan tidak bisa disamakan dengan si X. Atau si Y disamakan dengan kegagalan. Namun kesuksesan butuh proses panjang, yang di dalamnya tidak jarang kita temui tantangan, bahkan rintangan yang bisa meghalangi kita melihat mimpi itu. Jadi visi dan misi penting agar apa yang dicita-citakan bisa terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggali Talenta&lt;br /&gt;Jika kita ingin sukses sebagaimana yang kita inginkan, kita harus menemukan talenta yang ada dalam diri kita. Apa itu talenta? Talenta adalah bakat. Potensi yang kita miliki sejak kita dilahirkan. Talenta adalah pemberian Tuhan (gift) atau sering kita sebut sebagai karunia. Karena Tuhan itu adil, maka setiap orang memiliki talenta—paling tidak satu—yang membuatnya bisa bertahan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kenapa sebaian orang berhasil sementara yang lainnya tidak. Padahal, mereka sama-sama memiliki talenta. Ya benar, sebagian orang dapat meraih keberhasilan karena mereka bisa menemukan talenta yang mereka miliki, kemudian menggalinya. Sementara yang lain tidak menggali talenta yang ada ada dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin orang bertanya-tanya, bagaimana caranya menemukan talenta yang ada dalam diri kita. Ada satu tip bagaimana menggali talenta atau bakat yang terpendam dalam diri kamu. Coba Anda kerjakan beberapa hal. Misalnya, bernyanyi, menulis atau berbicara di depan publik, atau apa saja. Kemudian rasakan apakah Anda merasakan suka cita dari pekerjaan itu. Jika kamu merasakan suka cita, maka Anda akan menemukan talenta Anda. Namun jangan berhenti sampai disitu, galilah terus bakat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang yang berhasil mulai menemukan bakatnya sewaktu ia duduk di bangku SMA, bahkan lebih muda lagi. Choky Sitohang misalnya, ia menemukan bakat public speaking-nya sewaktu ia masih duduk di banku SMA. Dan ia terus menggali bakatnya serta mengembangkannya. Akhirnya Choky menjadi presenter dan motivator yang andal dan disukai para remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stevland Morris, seorang musisi, penyanyi, penulis lagu, produser rekaman dan aktivis sosial dari Amerika Serikat mengatakan talenta harus dilatih dan diasah bahkan lebih dari itu, talenta harus diexplore agar mimpi-mimpi kita dapat terwujud. Mimpi bisa terwujud dengan kerja keras, jadi not only dream.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpikanlah apa yang akan Anda ingin capai di masa depan. Mimpikan hal-hal yang besar, toh bermimpi tidak bayar bukan? Sukarno pernah berkata, gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Jadi jangan takut bermimpi, teruslah bermimpi. Namun jangan sekedar bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mewujudkan mimpi&lt;br /&gt;Ketekunan dan kerja keras akan membawa kita lebih dekat dengan keberhasilan. Maka tetaplah berbuat untuk mewujukan mimpi itu menjadi kenyataan. Gali terus talenta yang ada dalam diri kamu, karena penggalian talenta tidak pernah berhenti. Semakin dewasa orang, semakin dmenuju kepada realitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stevland Morris lahir pada 13 Mei 1950 dan memiliki panggung bernama Stevie Wonder. Ia seorang penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, dan aktivis sosial dari Amerika Serikat. Ia telah merekam lebih dari 30 hit top 10, memenangkan 21 Penghargaan Grammy (sebuah rekor untuk artis solo), juga satu untuk lifetime achievement. Iajuga telah memenangkan sebuah piala Oscar untuk lagu terbaik dan masuk ke Rock and Roll dan Songwriters Halls of fame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stevland Morris bisa mencapai sukses karena ia mampu menemukan talenta serta menggalinya hingga mampu membuat dream to be reality. Padahal ia seorang tuna netra akibat terlahir dengan prematur dan kemungkinan terlalu banyak oksigen di dalam inkubatornya saat ia dirawat. Namun, Hardaway, orangtua Stevland Morris mengajarkan anak-anaknya yang lain untuk memperlakukan Steveland seperti anaknya yang lain. Tidak mengejek atau membantunya terlalu banyak. Ia mulai belajar menyanyi dan memainkan alat musik di gereja sejak usia dini, terutama piano, conga dan harmonika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah jika Stevland Morris yang tunanetra bisa berhasil meraih mimpi, apalagi kita yang sempurna. Maka temukan dan galilah talenta dan bakatmu. ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8452889944703277522-836693465529688491?l=inspiratorresource.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/feeds/836693465529688491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/2011/06/meraih-mimpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default/836693465529688491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default/836693465529688491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/2011/06/meraih-mimpi.html' title='Meraih Mimpi'/><author><name>David Gilbert Siagian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00867852445570881359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WWgCWxaOBTg/S2kfy1qnMuI/AAAAAAAAAAc/3kvkuYavsrg/S220/Foto+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8452889944703277522.post-3239542561715383155</id><published>2010-03-10T20:19:00.000+14:00</published><updated>2010-03-10T20:20:28.668+14:00</updated><title type='text'>Jadilah orang bodoh yang pintar </title><content type='html'>&lt;em&gt;Orang bodoh sukar untuk mendapatkan pekerjaan, akhirnya berbisnis...........!&lt;br /&gt;Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.&lt;br /&gt;Alhasil bosnya orang pintar adalah orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tak pernah salah untuk memperabiaki yang salah.... See More&lt;br /&gt;Alhasil orang bodoh memerintah orang pintar untuk keperluan orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pintar selalu mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja.&lt;br /&gt;Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh tak bisa membuat teks pidato, maka ia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh cem nya susah untuk lulus Sekolah Hukum (SH), oleh karenanya orang bodoh memerintah orang pintar untuk membuat undang undang nya orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh biasanya jago cuap cuapjual omongan, sementara itu orang pintar percaya.&lt;br /&gt;Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.&lt;br /&gt;Tapi saat itu orang bodoh sudah ada diatas angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang panjang oleh orang pintar.&lt;br /&gt;Alhasil orang pintar menjadi staff nya orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, ia PHK orang pintar yang bekerja.&lt;br /&gt;Tapi orang orang pintar demo, alhasil orang pintar " Merengek rengek " kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan senang hati, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang senang dengan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit, sementara mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bill Gates, Steve Jobs, Dell (Komputer), Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Lim Sio Liong, Eka Cipta Widjaja adalah contoh orang orang yang tidak pernah mendapatkan S1, tapi kemudian kaya raya, puluhan ribu orang pintar bekerja untuk mereka dan ratusan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung kepada orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : (Jawab pada diri anda masing masing)&lt;br /&gt;* Mending jadi orang pintar atau orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pintaran mana anatara orang bodoh dan orang pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mana yang lebih mulia antara orang pintar atau orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mana yang lebih susah, orang pintar atau orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;Jangan lama lama jadi orang pintar, lama lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah orang bodoh yang pintar daripada orang pintar tapi bodoh.&lt;br /&gt;Kata kuncinya adalah " Resiko " dan " Berusaha " , karena orang bodoh berpikir pendek maka dia bilang resiko kecil, selanjutnya ia berusaha agar resikonya benar benar kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pintar berusaha berpikir panjang, maka dia bilang resikonya besar, untuk selanjutnya dia tidak berusaha mengambil resiko tersebut.&lt;br /&gt;Dan mengabdi pada orang bodoh............!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana kah posisi anda saat ini........,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang..........,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hanya sebuah refleksi dari semua retorika dan dinamika kehidupan...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu perhatikan apa yang terjadi.............!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mario Teguh&lt;/strong&gt;.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8452889944703277522-3239542561715383155?l=inspiratorresource.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/feeds/3239542561715383155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/2010/03/jadilah-orang-bodoh-yang-pintar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default/3239542561715383155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default/3239542561715383155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/2010/03/jadilah-orang-bodoh-yang-pintar.html' title='&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Jadilah orang bodoh yang pintar &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;'/><author><name>David Gilbert Siagian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00867852445570881359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WWgCWxaOBTg/S2kfy1qnMuI/AAAAAAAAAAc/3kvkuYavsrg/S220/Foto+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8452889944703277522.post-8254418185409981603</id><published>2010-03-02T00:09:00.006+14:00</published><updated>2010-03-03T23:58:02.270+14:00</updated><title type='text'>Bangkit dari Krisis</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;I was never myself discouraged or hopeless… When one theory was discarded, I developed another at once. I realized very early that this was the only possible way for me to work out all the problems.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Thomas Alva Edison&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;by: &lt;strong&gt;&lt;em&gt;David Siagian&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan hidupnya, setiap orang pasti pernah mengalami krisis, baik karena persoalan yang berasal dari diri sendiri maupun dari luar. Namun, apa yang membuat seseorang bisa cepat pulih sedangkan yang lain membutuhkan waktu yang lama atau malah putus asa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimisme dan upaya keras meraih kembali harapan tentu saja sangat diperlukan agar seseroang bisa keluar dari krisis. Banyak orang-orang besar, organisasi-organisasi dan perusahaan-perusahaan &lt;em&gt;high profile &lt;/em&gt;dunia pulih kembali dari krisis yang mereka alami setelah berupaya keras dan optimisme meraih kembali visi awal. Mereka raih kembali cita-cita mereka dan memenangkan kembali kepercayaan publik. Namun tidak sedikit pula orang-orang, perusahaan atau organisasi sulit untuk berjalan kembali ke rel yang benar menuju sukses. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Merespon dengan cepat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci keberhasilan mereka bangkit dari krisis adalah segera merespon krisis dan memperbaiki kesalahan. Thomas Alva Edison awalnya adalah murid terbodoh di kelasnya dan ia selalu diejek oleh murid-murid lainnya karena kelemahan nalarnya. Bahkan ia dikeluarkan dari sekolah karena dianggap meyebalkan. Namun kita tahu bahwa Edison menjadi ilmuwan besar dan penemuannya dinikmati orang di seluruh dunia hingga kini. Penulis-peulis besar pun mengalami hal yang serupa dengan kegagalan Thomas Edison. Mereka pernah ditolak. Tulisan-tulisan mereka pernah direndahkan dan diabaikan oleh penerbit hingga ratusan atau bahkan ribuan kali. Tentu saja kegagalan-kegagalan seperti ini adalah saat-saat krisis yang bisa menjatuhkan semangat berkarya. Tetapi mereka tetap optimis, mencoba lagi dan mencoba lagi  hingga akhirnya menjadi penulis besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik sekali jika akhir-akhir ini kita membaca dan mendengar bahwa perusahaan otomotif terbesar dunia, Toyota Motors Corp, mengalami krisis hebat setelah jutaan mobil mereka harus ditarik di seluruh dunia terutama di AS dan Eropa karena kegagalan sistem. Toyota, yang bertumbuh pesat menjadi raksasa dunia  mengalahkan General Motors, telah mengabaikan masalah kecil yang berdampak serius terhadap keselamatan penumpang. Yang patut disayangkan lagi mereka gagal merespons keluhan konsumen dengan cepat dan mengkomunikasikannya ke publik. Walaupun demikian bukan berarti Toyota tidak bisa bangkit lagi. Hanya saja &lt;em&gt;cost&lt;/em&gt; yang mereka keluarga akan semakin besar karena kelengahan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jonathan Hemus, kepala konsultan pada perusahaan konsultasi Insignia Inggris mengatakan kepada AFP bahwa pemulihan akan semakin cepat jika (krisis) segera direspon. Sebaliknya, ia menambahkan,"Pemulihan akan lebih sulit jika anda memulainya dengan buruk dan menunda untuk bertindak,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sebuah organisasi (atau seseorang) bertindak cepat menangani krisis dalam beberapa hari pertama, maka organisasi itu akan merasa lebih positif kemudian hari, kata Hemus. Namun jika orang atau organisasi itu baru bertindak setelah seminggu atau lebih, maka masalah akan semakin sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penarikan kendaraan-kendaraan Toyota beberapa bulan terakhir ini telah merusak &lt;em&gt;imej&lt;/em&gt; produsen mobil terbesar di dunia itu. Raksasa Jepang itu telah menjadi sorotan semenjak Januari terkait dengan berbagai kesalahan teknis yang telah menyebabkan penarikan kendaraan lebih dari delapan juta kendaraan di seluruh dunia. Namun ketika perusahaan itu menghadapi krisis terbesar dalam sejarahnya, para analis optimis bahwa reputasinya tidak akan jatuh sama sekali.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Presiden Toyota Akio Toyoda harus diingatkan bahwa beberapa perusahaan high-profile di masa lalu juga bisa bangkit dari keterpurukan, bahkan kadang-kadang krisis yang mereka hadapi justru memperkuat posisi mereka di masa depan dan dalam jangka waktu yang lama. Hanya Toyota bergerak lambat dalam merespon krisis yang dihadapinya bahkan Toyoda, 53, presiden Toyota, menghindar dari publik selama dua pekan setelah penarikan kendaraan mereka di AS. Mereka juga lamban merespon keluhan kosumen, “sehingga saya kira Toyota dalam posisi sulit saat ini,” kata Hemus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis yang dialami Johnson &amp; Johnson’s, perusahaan obat AS, terkait dengan produk pil mereka yang terkontaminasi dengan Tylenol di awal 1980-an bisa bangkit kembali dan menjadi pahlawan, kata para pakar industri Public Relation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika delapan orang meninggal setelah meminum obat penawar rasa sakit cyanide-laced, perusahaan itu melakukan penarikan massal dan melakukan kampanye media secara besar-besarann untuk memperkenalkan paket ganti rugi dan memberikan pengganti secara grastis kepada para konsumennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan Ideal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Johnson &amp; Johnson’s yang bertindak cepat melakukan penarikan produk bermasalah, sebaliknya Toyota dikecam karena bergerak sangat lambat dalam merespon keluhan konsumen.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nama besar seperti Coca-Cola dan Exxon Mobil pun tidak luput dari krisis atau kegagalan. Namun mereka, sama seperti Toyota saat ini,  mendapat kecaman di masa lalu karena lambannya merespon publik, walapun demikian mereka berhasil memperbaiki reputasi mereka kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jelas, situasi seperti Johnson &amp; Johnson–dimana mereka bereaksi dengan sangat cepat, dimana mereka bersiap siaga, merespons dan mengkomunikasikan masalah dengan cepat dan terbuka—adalah tindakan yang ideal,” kata Deborah Hayden dari Kreab Gavin Anderson Jepang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis yang alami Thomas Alfa Edison ditanggapi ibunya dengan cepat. Edison tidak dibiarkannya jatuh dalam kegagalan tapi dengan sabar ia telah membngkitkan semangat sang anak. Edison pun, kemudian, menjadi orang besar yang akan dikenang oleh setiap orang di saat menghidupkan lampu listrik. Baginya semakin banyak mengalami kegagalan akan semakin dekat dengan keberhasilan. Bukan tidak mungkin saat ini kita mengalami krisis atau kegagalan, tapi yang penting adalah bagaimana merespon krisis tersebut.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8452889944703277522-8254418185409981603?l=inspiratorresource.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/feeds/8254418185409981603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/2010/03/merespons-krisis-dengan-cepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default/8254418185409981603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8452889944703277522/posts/default/8254418185409981603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://inspiratorresource.blogspot.com/2010/03/merespons-krisis-dengan-cepat.html' title='&lt;strong&gt;Bangkit dari Krisis&lt;/strong&gt;'/><author><name>David Gilbert Siagian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00867852445570881359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WWgCWxaOBTg/S2kfy1qnMuI/AAAAAAAAAAc/3kvkuYavsrg/S220/Foto+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
