Orang bodoh sukar untuk mendapatkan pekerjaan, akhirnya berbisnis...........!
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Alhasil bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tak pernah salah untuk memperabiaki yang salah.... See More
Alhasil orang bodoh memerintah orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar selalu mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja.
Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Orang bodoh tak bisa membuat teks pidato, maka ia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang bodoh cem nya susah untuk lulus Sekolah Hukum (SH), oleh karenanya orang bodoh memerintah orang pintar untuk membuat undang undang nya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap cuapjual omongan, sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi saat itu orang bodoh sudah ada diatas angin.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang panjang oleh orang pintar.
Alhasil orang pintar menjadi staff nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, ia PHK orang pintar yang bekerja.
Tapi orang orang pintar demo, alhasil orang pintar " Merengek rengek " kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan senang hati, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit, sementara mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan.
Bill Gates, Steve Jobs, Dell (Komputer), Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Lim Sio Liong, Eka Cipta Widjaja adalah contoh orang orang yang tidak pernah mendapatkan S1, tapi kemudian kaya raya, puluhan ribu orang pintar bekerja untuk mereka dan ratusan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung kepada orang bodoh.
Pertanyaan : (Jawab pada diri anda masing masing)
* Mending jadi orang pintar atau orang bodoh.
* Pintaran mana anatara orang bodoh dan orang pintar.
* Mana yang lebih mulia antara orang pintar atau orang bodoh.
* Mana yang lebih susah, orang pintar atau orang bodoh.
Kesimpulan :
Jangan lama lama jadi orang pintar, lama lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pintar daripada orang pintar tapi bodoh.
Kata kuncinya adalah " Resiko " dan " Berusaha " , karena orang bodoh berpikir pendek maka dia bilang resiko kecil, selanjutnya ia berusaha agar resikonya benar benar kecil.
Orang pintar berusaha berpikir panjang, maka dia bilang resikonya besar, untuk selanjutnya dia tidak berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh............!
Dimana kah posisi anda saat ini........,
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang..........,
Ini hanya sebuah refleksi dari semua retorika dan dinamika kehidupan...........
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya.
Lalu perhatikan apa yang terjadi.............!
Salam
Mario Teguh.
Rabu, 10 Maret 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar:
Poskan Komentar